Sabtu, 28 Juni 2008

renungan diri....

Perbaikilah diri Anda sebelum hal-hal lain...

Mengapa kita sering berasumsi bahwa orang lain memiliki banyak kekurangan dalam diri mereka, sehingga kita harus memperhatikan hal itu ketika kita berinteraksi dengan mereka..? Dan mengapa bukannya kita berasumsi terlebih dahulu bahwa dalam diri kita terdapat banyak kekurangan yang harus diperbaiki lebih dahulu. Jika anda terbiasa berlidah manis dan banyak bercanda, maka hal itu akan melahirkan impresi dalam diri orang lain bahwa anda tidak dapat bersikap lebih serius, dan anda mendapatkan perhormatan yang jauh lebih sedikit dari yang seharusnya. Maka hendaknya Anda menghentikan sikap bercanda yang berlebihan dan menjaganya untuk waktu yang tepat. Karena ada banyak waktu yang memerlukan humor dan canda.
Jangan berlindung dibalik tirai palsu dan bergaya dengan hakikat yang berbeda dengan hakikat Anda, baik dari segi perilaku dengan mengangkat slogan-slogan idealistis padahal Anda amat jauh darinya. Karena dengan cepat hakikat pribadi Anda akan tampak terlihat orang lain dan pada saat itu orang lain akan kehilangan kepercayaannya kepada Anda jika Anda berusaha menipunya.
Ketahuilah, sisi-sisi kelemahan Anda sendiri dan tampilkan dengan terus terang dan penuh amanah sifat-sifat pribadi Anda. Kemudian berusahalah mengobati titik-titik kelemahan Anda satu persatu. Dan janganlah malu terhadap kesalahan-kesalahan Anda. Yang penting Anda berusaha menyadarinya dan tidak mengulanginya lagi, apapun sebabnya.

Ada beberapa metode dalam berinteraksi dengan orang lain;

Metode pertama adalah metode kekuasaan, ancaman, teror, atau menipu dalam berinteraksi dengan orang lain dengan tujuan untuk mendapatkan apa yang Anda kehendaki darinya. Ini cara yang sering ditempuh banyak orang pada saat ini, namun hal ini akan menghantarkan mereka ke jaln buntu.

Metode yang kedua adalah gaya bergaul mengemis”, dengan terus menerus mengeluh dan berusaha mendapatkan belas kasihan orang lain bukannya penghormatan mereka. Dengan cara ini, Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan dari orang lain dengan harga murah, dengan mengorbankan harga diri dan penghormatan orang lai n terhadap Anda.

Metode yang ketiga adalah take and give. Ini adalah metode yang berpedoman pada prinsip memberi kepada orang lain sebagai ungkapan cinta, saling menolong dan perhatian agar kita juga mendapatkan dari mereka seperti apa yang kita berikan kepada mereka. Hendaknya Anda menjadi pihak yang memulai memberi, bukan yang yang menunggu pemberian itu. Percayalah bahwa metode ini Anda akan memperbaiki banyak pemahaman yang salah yang mungkin sudah tertanam kuat baik dalam akal luar maupun akal batin Anda

Tidak ada komentar: